Suara Muda, Suara Media: Medialektika Vol. 3 Dorong Mahasiswa Berpikir Kritis dan Berani Bersuara

Jurnis.id - Kegiatan Talkshow Vol. 3 "Suara Muda Suara Media" telah sukses diselenggarakan pada Jumat, 9 Januari 2026. Kegiatan ini diselenggarakan di Coffee Shop DOM Social Hub. Talkshow ini mengusung tema "Suara Muda Suara Media" dan dihadiri oleh mahasiswa serta generasi muda yang memiliki ketertarikan terhadap isu media dan komunikasi. 


Talkshow ini menghadirkan Teuku Daffa sebagai pembicara utama dan dimeriahkan oleh penampilan DJ Marshall sebagai special guest. Acara berlangsung dalam suasana santai namun tetap interaktif, dengan diskusi yang membahas peran generasi muda dalam menyuarakan pendapat secara kritis dan bertanggung jawab melalui media. 


Ketua Pelaksana, Melani Putri, menjelaskan bahwa tujuan utama diselenggarakannya talkshow ini adalah untuk memberikan ruang diskusi bagi generasi muda agar lebih berani bersuara, bersikap kritis, serta memahami peran media dalam menyampaikan isu-isu di sekitar mereka. "Talkshow ini juga juga menjadi wadah untuk saling berbagi perspektif dan pengalaman," ujarnya. 


Menurut Melani, tema "Suara Muda Suara Media" dipilih karena suara anak muda saat ini memiliki pengaruh yang besar, terutama melalui media. Ia menekankan bahwa generasi muda tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga dapat berperan sebagai penyampai pesan, pembawa perubahan, serta penggerak opini yang positif melalui media. Sasaran utama dari kegiatan ini adalah mahasiswa ilmu komunikasi serta generasi muda yang memiliki ketertarikan terhadap isu media, komunikasi, literasi digital, dan kebebasan berekspresi. 


Isu utama yang diangkat dalam talkshow ini meliputi literasi media, kebebasan berekspresi yang bertanggung jawab, serta pentingnya sikap kritis dalam menggunakan media. Antusiasme peserta talkshow ini dapat dilihat dari keaktifan mereka dalam sesi diskusi dan tanya jawab, di mana banyak peserta yang berani menyampaikan pendapat dan pengalaman pribadi.


Melani berharap setelah adanya talkshow ini, para peserta yang ikut dapat lebih sadar dan berani menyuarakan pendapat mereka secara positif melalui media. Ia juga berharap agar acara talkshow dapat terus berjalan. "Semoga Talkshow ini bisa terus berlanjut dan dapat memberikan dampak yang luas," ungkapnya. 


Sementara itu, Koordinator Divisi Acara, Farhah Syifa Kamilah, mengungkapkan bahwa konsep dan alur acara telah disusun sejak awal perencanaan dengan mempertimbangkan evaluasi dari pelaksanaan sebelumnya serta kebutuhan audiens yang ingin dijangkau. "Kami menentukan tujuan utama acara, pesan yang ingin disampaikan, serta segmentasi peserta terlebih dahulu. Lalu mulai menyusun alur acara agar mengalir, tidak kaku, dan tetap interaktif dari pembukaan hingga penutup," jelasnya.


Farhah juga menambahkan bahwa pada Vol. 3 ini terdapat beberapa inovasi dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya. Inovasi tersebut terlihat dari format diskusi yang lebih interaktif, keterlibatan audiens yang lebih aktif, serta pengemasan tema yang lebih dekat dengan pengalaman sehari-hari peserta. Selain itu, panitia juga melakukan peningkatan dari sisi teknis dan visual agar suasana acara terasa lebih nyaman dan menarik. 


Dalam pelaksanaannya, tantangan utama yang dihadapi panitia adalah menjaga alur acara tetap sesuai dengan rundown ditengah dinamika lapangan yang tidak selalu dapat diprediksi. Koordinasi antar panitia, narasumber, dan audiens menjadi kunci utama agar acara dapat berjalan dengan lancar. "Semua tantangan bisa teratasi berkat komunikasi yang baik dan kerja sama tim yang solid," tambah Farhah. 


Melalui terselenggaranya kegiatan talkshow ini, panitia berharap talkshow "Suara Muda Suara Media" dapat terus berkembang dan menjadi ruang diskusi yang konsisten serta relevan bagi para generasi muda. Diharapkan pula acara ini mampu memberikan dampak nyata dengan mendorong audiens untuk berpikir kritis dan berani menyuarakan pandangan mereka secara positif melalui media.



*****

Penulis: Manda

Redpel: N

Komentar