Langsung ke konten utama

Postingan

Unggulan

Mengapa Hoaks Masih Mudah Dipercaya di Era Digital?

Jurnis.id - Penyebaran hoaks di era digital masih menjadi persoalan serius di masyarakat. Meskipun akses informasi semakin luas dan cepat, banyak orang masih mudah mempercayai berita palsu yang beredar di berbagai platform digital. Berdasarkan laporan dari Kementerian Komunikasi dan Informatika, ribuan konten hoaks ditemukan setiap tahun di internet dan media sosial. Hal ini menunjukkan bahwa hoaks masih marak dan belum sepenuhnya dapat dikendalikan. Fenomena ini terjadi karena derasnya arus informasi di media sosial yang tidak selalu melalui proses verifikasi. Selain itu, rendahnya kemampuan berpikir kritis dan literasi digital menjadi faktor utama yang membuat masyarakat mudah mempercayai informasi yang belum tentu benar. Di sisi lain, kemajuan teknologi juga membuat hoaks semakin sulit dikenali. Informasi palsu kini dapat dikemas dalam bentuk yang lebih meyakinkan, seperti gambar, video, hingga manipulasi berbasis kecerdasan buatan (AI), sehingga tampak sebagai informasi yang valid....

Postingan Terbaru

Pemerintah Batasi Media Sosial Anak di Bawah 16 Tahun Mulai 28 Maret 2026

Pemerintah Pastikan Stabilitas Pangan hingga Pascalebaran, Stok Menguat dan Harga Stabil

Waspada! Air Keras, Zat Berbahaya yang Dapat Menyebabkan Luka Permanen

Tradisi Mudik di Indonesia: Antara Sejarah, Urbanisasi, dan Silaturahmi

Sepuluh Malam Terakhir Ramadan: Waktu Terbaik Meraih Keutamaan Lailatul Qadar

UKM Jurnalistik Gelar MUBES, Semangat Baru Mengiringi Kepemimpinan Baru

HIMIKOM UNIS Resmi Dilantik, Siap Wujudkan Organisasi yang Aktif dan Solid

BEM FH UNIS dan GLC Law Office Kupas KUHP Baru: Solusi Pembaruan atau Masalah Baru?

Panggung Gagasan di PEMIRA UNIS: Adu Visi Presma-Wapresma dan Dewan Mahasiswa

Tongkat Estafet Kepemimpinan Berlanjut, USB UNIS Resmi Lantik Pengurus Baru