Waspada! Vape Kini Jadi Media Baru Peredaran Narkoba
Aparat penegak hukum bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap temuan mengejutkan terkait peredaran narkotika dalam bentuk cairan rokok elektrik (vape). Fenomena ini dinilai semakin mengkhawatirkan karena dikemas dalam bentuk yang sulit dikenali oleh masyarakat, khususnya di kalangan remaja dan mahasiswa.
Kepala BNN, Suyudi Ario Seto, mengungkapkan bahwa pihaknya menemukan kandungan narkotika dalam cairan vape yang beredar di masyarakat. Berdasarkan hasil uji laboratorium terhadap 341 sampel, sejumlah cairan diketahui mengandung zat berbahaya, seperti synthetic cannabinoid atau ganja sintetis. Temuan ini menjadi bukti bahwa vape mulai disalahgunakan sebagai media baru untuk mengonsumsi narkotika.
Menurut BNN, penggunaan vape sebagai media narkotika sangat berbahaya karena sulit dideteksi secara kasatmata. Aroma yang dihasilkan sering kali menyerupai buah atau minuman sehingga pengguna tidak menyadari bahwa cairan tersebut mengandung zat terlarang. Selain itu, vape juga mudah digunakan di berbagai tempat tanpa menimbulkan kecurigaan.
Sementara itu, aparat kepolisian mengungkap laboratorium rahasia yang memproduksi cairan vape mengandung narkotika di sebuah apartemen di Jakarta Barat. Dalam pengungkapan tersebut, polisi menyita ratusan kartrid vape yang telah dicampur dengan narkotika golongan I. Sebanyak 138 kartrid cairan ditemukan dalam kondisi siap edar dan diduga akan dipasarkan kepada kalangan muda.
BNN mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap penggunaan vape, terutama produk yang tidak memiliki izin resmi atau dijual secara ilegal. Selain itu, BNN juga mendorong penerapan regulasi yang lebih ketat guna mencegah penyalahgunaan vape sebagai media narkotika.
Fenomena ini menjadi perhatian serius pemerintah karena generasi muda merupakan target utama peredaran narkotika dalam bentuk vape. Aparat penegak hukum menegaskan akan terus meningkatkan pengawasan dan penindakan terhadap berbagai modus baru peredaran narkotika.
Redpel : RB
Penulis : ina
Sumber : Liputan 6 dan Kompas
Foto : sulsel.herald.id




Komentar
Posting Komentar