Resmi Dilantik, Ketua Umum HMTL UNIS Ajak Mahasiswa Lebih Peduli Lingkungan

 

Jurnis.id - Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan (HMTL) Universitas Islam Syekh Yusuf (UNIS) Tangerang resmi melantik Ketua Umum dan Wakil Ketua Umum baru dalam sebuah acara yang berlangsung di Lantai 3, Gedung Muhamad Astary, Rabu (12/11).


Ketua Umum yang baru, Soni, menyampaikan bahwa kepengurusan barunya akan fokus pada penataan lingkungan kampus agar lebih tertib dan berkelanjutan. "Saya sebagai ketua ingin menata kampus agar sesuai dengan keahlian kami sebagai mahasiswa teknik lingkungan,” ujar Soni.


Selain itu, ia menyoroti pentingnya kesadaran mahasiswa terhadap kebersihan dan pengelolaan sampah di lingkungan kampus. “Soal sampah, ya habis makan atau habis yang lain, buang secara sembarangan. Maka motivasi utama kita itu menertibkan mahasiswa-mahasiswa yang lain untuk sadar diri akan lingkungan,” tegasnya.


Soni juga mengungkapkan bahwa program unggulan pada masa kepemimpinannya adalah Green Campus, yang mengacu pada prinsip Adiwiyata dari pemerintah. “Kita akan usahakan itu untuk menata kampus sebagaimana mestinya dan menurut peraturan pemerintah tentang Adiwiyata,” ujarnya. 


Ia juga menyampaikan harapannya agar program-program HMTL dapat dijalankan dengan baik dan mendapat dukungan dari organisasi mahasiswa lainnya. 


“Saya juga meminta kepada teman-teman ormawa lain untuk membantu kita, bukan hanya dalam program di dalam kampus saja, tapi juga dalam kegiatan di luar kampus,” tambahnya.


Sementara itu, T.J. Wiguna, ketua pelaksana pada acara, menjelaskan bahwa pelantikan ini merupakan bagian dari proses pemilihan kepemimpinan baru yang bertujuan membentuk karakter mahasiswa yang berdaya dan berwawasan lingkungan. 


"Kita pengen menciptakan teman-teman sebagai seorang pemimpin yang memang berkarakter,” ujar Wiguna. 


Ia juga menekankan bahwa karakter yang dimaksud adalah karakter lingkungan yang dinamis dan harus dijalankan oleh para pemimpin himpunan.


“Karakter lingkungan itu memang sangat dinamis, dan paling tidak untuk teman-teman pemimpin yang nanti akan menjalankan sebagai ketua himpunan, dia harus menjadi seorang yang berkarakter, terutama karakter dari sisi lingkungan,” tambahnya.


Menurut Wiguna, persiapan acara ini dilakukan dalam waktu yang relatif singkat namun tetap efektif. “Persiapannya boleh dibilang singkat ya, singkat, padat, cepat,” katanya. Ia juga mengakui bahwa tantangan utama dalam pelaksanaan acara adalah menyatukan waktu para panitia yang sebagian besar memiliki kesibukan masing-masing. 


“Kondisi kita kerja semua posisinya, jadi agak sulit menyatukan waktu segala macam, hanya waktu-waktu tertentu yang bisa kita ketemu, tapi Alhamdulillah bisa terlaksana dengan baik,” ungkapnya. 


Wiguna berharap pelantikan ini menjadi awal dari pergerakan aktif mahasiswa Teknik Lingkungan dalam isu-isu lingkungan, baik di tingkat kampus maupun Kota Tangerang.


"Harapan ke depannya adalah ini tidak hanya sebagai menjadi himpunan, tapi menjadi suatu pergerakan dari teman-teman himpunan, terutama di Teknik Lingkungan,” tuturnya.


Pelantikan ini menjadi momentum penting bagi HMTL dalam memperkuat peran mahasiswa sebagai agen perubahan lingkungan. Dengan semangat kolaborasi dan kepemimpinan yang berkarakter, HMTL di bawah kepemimpinan baru berkomitmen untuk mewujudkan kampus yang lebih hijau, tertib, dan berkelanjutan.


*****

Penulis: Aini

Redpel: N

Komentar