Teknik Festival 2026 UNIS Dorong Kesadaran Generasi Muda Menuju Smart City Berkelanjutan


Jurnis.id - Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Teknik Universitas Islam Syekh Yusuf sukses menggelar Seminar Nasional Teknik Festival 2026 bertema "Peran Teknologi Digital dalam Pembangunan Smart City yang Ramah Lingkungan di Masa Depan". 

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Auditorium Universitas Islam Syekh Yusuf tersebut menghadirkan sejumlah narasumber, yakni Jerhemy Owen (content creator lingkungan), Nadya Kamila (Head of Smart City Universitas Indonesia), serta Ir. Imam Santoso Ernawi, MCM., M.Se. (Staf Khusus Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara Bidang Perencanaan Pembangunan). Ketiganya memberikan wawasan mengenai perkembangan teknologi digital serta penerapannya dalam mewujudkan kota cerdas yang berkelanjutan.

Teknik Festival Vol. 2 menghadirkan berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari seminar nasional, lomba e-sport, bazar, pameran teknologi dari setiap himpunan program studi, hingga konser sebagai penutup acara. Lomba e-sport dipilih sebagai salah satu daya tarik untuk meningkatkan partisipasi peserta, sehingga kegiatan tidak hanya berfokus pada seminar, tetapi juga menghadirkan hiburan yang tetap relevan dengan minat generasi muda.

Ketua Pelaksana Teknik Festival, Muhammad Allgie, menjelaskan bahwa tema Smart City dipilih karena mampu menjadi penghubung bagi enam program studi di Fakultas Teknik, baik dalam aspek lingkungan, pembangunan, maupun teknologi. Ia juga berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran siswa dan mahasiswa terhadap pentingnya perkembangan teknologi serta pelestarian lingkungan. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat menarik minat calon mahasiswa baru untuk melanjutkan pendidikan di Fakultas Teknik Universitas Islam Syekh Yusuf.

Menurut Muhammad Allgie, tujuan utama penyelenggaraan Teknik Festival 2026 adalah meningkatkan kesadaran mahasiswa dan masyarakat terhadap pentingnya penerapan konsep Smart City, sehingga Kota Tangerang dapat berkembang menjadi salah satu kota cerdas di Indonesia.

Sementara itu, Rizky Rivaldi selaku Ketua Panitia menjelaskan bahwa penyelenggaraan Teknik Festival melibatkan tidak hanya anggota BEM Fakultas Teknik, tetapi juga seluruh himpunan program studi di lingkungan Fakultas Teknik. Ia mengungkapkan bahwa tantangan terbesar yang dihadapi panitia adalah pengelolaan anggaran agar seluruh rangkaian acara yang dilaksanakan dalam satu hari dapat berjalan dengan baik.

"Tantangan terbesar kami adalah bagaimana mengatur keuangan agar seluruh rangkaian acara yang diselenggarakan dalam satu hari dapat terlaksana dengan baik," ujarnya.

Salah seorang peserta dari Program Studi Teknik Informatika, Bunga, mengaku memperoleh banyak manfaat dari seminar tersebut. Menurutnya, materi yang disampaikan para narasumber memberikan gambaran mengenai pengembangan teknologi di Indonesia sekaligus menjadi bekal untuk masa depan.

"Dengan adanya pemateri ini, kami mendapatkan banyak manfaat untuk masa depan. Kami jadi tahu bagaimana mengembangkan teknologi di Indonesia. Harapannya, acara selanjutnya bisa lebih seru dan menarik lagi," tuturnya.

Penyelenggaraan Teknik Festival 2026 menjadi langkah positif dalam memperkenalkan konsep Smart City kepada generasi muda melalui pendekatan yang edukatif dan menarik. Perpaduan antara seminar, kompetisi, pameran, dan hiburan menunjukkan bahwa penyampaian isu teknologi tidak harus dilakukan secara formal semata. 

Ke depannya, kegiatan seperti ini diharapkan dapat terus dikembangkan dengan melibatkan lebih banyak pihak, seperti pemerintah, industri, dan masyarakat, sehingga mampu mendorong lahirnya inovasi yang berkontribusi terhadap pembangunan kota yang cerdas, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.




****
Redpel : Byn
Penulis : Haifa

Komentar