Antrean Panjang di SPBU, Pertamina Pastikan Stok BBM Aman

 

Jurnis.id - Sejumlah wilayah di Indonesia belakangan ini dilaporkan mengalami antrean kendaraan yang mengular di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU). Padahal, PT Pertamina Patra Niaga menegaskan bahwa ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.

Sejak kenaikan harga BBM nonsubsidi, sebagian masyarakat beralih menggunakan BBM bersubsidi. Keluhan mulai bermunculan sejak akhir pekan lalu. Sejumlah pengendara mengaku harus mengantre selama berjam-jam untuk mendapatkan BBM. Beberapa warga bahkan mengaku mendengar kabar mengenai dugaan kelangkaan BBM sehingga membeli dalam jumlah lebih banyak daripada biasanya.

Dikutip dari Kompas.com, merespons antrean panjang dan isu kelangkaan BBM bersubsidi di Sumatra maupun daerah lainnya, PT Pertamina Patra Niaga menegaskan bahwa stok BBM nasional berada dalam kondisi aman hingga 40 hari ke depan. Untuk mempercepat distribusi, Pertamina mengoptimalkan pengiriman pada malam hingga dini hari, menambah armada mobil tangki, serta berkoordinasi dengan TNI dan Polri untuk mengamankan jalur distribusi.

Fenomena tersebut turut menjadi perhatian Komisi VI DPR RI yang membidangi urusan energi. Anggota Komisi VI DPR RI, Dewi Sartika, menyatakan bahwa kondisi tersebut menunjukkan penyebaran informasi yang tidak benar dapat mengganggu stabilitas pelayanan publik. "Kami meminta Pertamina dan pemerintah daerah lebih gencar menyampaikan informasi yang akurat, sekaligus memperbaiki sistem pemantauan di lapangan. Jangan sampai ada oknum yang memanfaatkan situasi ini untuk menimbun BBM atau mengambil keuntungan sepihak," tegasnya.

Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) juga mengeluarkan imbauan resmi. Masyarakat diminta tetap tenang, membeli BBM sesuai kebutuhan, serta tidak memercayai maupun menyebarkan informasi yang tidak berasal dari pihak berwenang. "Ketersediaan BBM terjamin hingga akhir tahun. Tidak ada alasan untuk panik secara berlebihan," demikian bunyi pernyataan resmi tersebut.

Antrean panjang yang terjadi di sejumlah SPBU belakangan ini bukan disebabkan oleh kelangkaan pasokan, melainkan lonjakan permintaan akibat peralihan konsumsi ke BBM bersubsidi setelah penyesuaian harga serta kepanikan yang dipicu oleh informasi yang tidak benar. PT Pertamina Patra Niaga memastikan stok BBM nasional aman hingga 40 hari ke depan dan telah mengambil langkah percepatan distribusi serta pengamanan bersama aparat.

Pemerintah dan DPR RI juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang, membeli BBM sesuai kebutuhan, serta tidak mudah mempercayai informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan guna mencegah kepanikan dan gangguan distribusi.


****

Redpel : Byn

Penulis : ina

Sumber : Kompas.com

Foto : Pinterest

Komentar