Kolaborasi KKK 9 UNIS dan Karang Taruna Karangsari dan AirNav Indonesia Dorong Kemandirian Ekonomi Lewat Pelatihan Cukur Rambut
Jurnis.id - Kelompok KKK 9 Karangsari Universitas Islam Syekh Yusuf (UNIS) berkolaborasi dengan Karang Taruna Kelurahan Karangsari dan AirNav Indonesia dalam menyelenggarakan pelatihan teknik dasar mencukur rambut. Kegiatan tersebut berlangsung pada 12-27 Agustus 2026 di Kelurahan Karangsari.
Kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya meningkatkan keterampilan masyarakat, khususnya pemuda, agar memiliki kemampuan yang dapat dikembangkan menjadi peluang usaha secara mandiri. Selain mendapatkan pelatihan, peserta juga akan memperoleh sejumlah dukungan setelah kegiatan selesai.
Ketua KKK 9 Karangsari UNIS, Ahmad Alfarisy, mengatakan pelatihan tersebut bertujuan agar peserta memiliki keterampilan yang dapat dimanfaatkan untuk membuka usaha cukur rambut secara mandiri. "Tujuan dari kegiatan ini, agar peserta pelatihan punya usaha sendiri. Terus untuk benefit pelatihan ini ada bantuan peralatan, sertifikat BNSP dan uang transport," ucap Alfarisy saat diwawancarai.
Ia menjelaskan, setelah pelatihan mencukur rambut selesai, peserta akan mendapatkan pendampingan lebih lanjut serta pengadaan peralatan untuk menunjang keterampilan yang telah diperoleh selama pelatihan.
Meski demikian, Ahmad Alfarisy mengungkapkan bahwa salah satu kendala dalam pelaksanaan kegiatan sejauh ini adalah kesulitan mencari peserta. Namun, secara keseluruhan, persiapan dan pelaksanaan kegiatan berjalan lancar. "Kendala sejauh ini paling di kesusahan mencari peserta, selain itu semuanya berjalan dengan lancar seperti yang kami harapkan," ujarnya.
Sementara itu, Ketua Karang Taruna Kelurahan Karangsari, Dzikry Ahmad Al Ghazy, berharap pelatihan tersebut tidak hanya menjadi kegiatan yang dilaksanakan satu kali, tetapi dapat menjadi langkah awal dalam mendorong program pemberdayaan pemuda dan masyarakat di Kelurahan Karangsari. "Saya berharap kegiatan ini bukan menjadi kegiatan satu kali saja, tetapi jadi awal dari program pemberdayaan pemuda dan masyarakat. Ke depannya, kami terbuka untuk mengadakan pelatihan keterampilan lainnya yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Misalnya seperti servis AC, kewirausahaan, digital marketing, atau keterampilan lain yang memiliki peluang ekonomi," kata Dzikry.
Menurut Dzikry, kerja sama antara Karang Taruna, KKK 9 Karangsari UNIS, dan AirNav Indonesia berjalan dengan baik. Karang Taruna dan KKK 9 Karangsari UNIS berperan sebagai pihak yang memahami kebutuhan masyarakat di tingkat kelurahan, mulai dari mengidentifikasi kebutuhan, melakukan koordinasi dengan peserta, hingga membantu pelaksanaan kegiatan.
Sementara itu, AirNav Indonesia memberikan dukungan melalui program pemberdayaan masyarakat serta mendukung pelaksanaan pelatihan. Kolaborasi tersebut dinilai menjadi upaya untuk mempertemukan kebutuhan masyarakat dengan program tanggung jawab sosial perusahaan. "Jadi menurut kami, ini merupakan kolaborasi yang sangat positif karena kebutuhan masyarakat bisa dipertemukan dengan program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan," tutup Dzikry saat diwawancarai.
Melalui pelatihan ini, KKK 9 Karangsari UNIS bersama Karang Taruna Kelurahan Karangsari dan AirNav Indonesia berharap keterampilan yang diperoleh peserta dapat terus dikembangkan menjadi bekal untuk menciptakan peluang usaha serta meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat.
****
Redpel : Byn
Penulis : Citra




Komentar
Posting Komentar