BEM UNIS Tangerang Dorong Mahasiswa Aktif Berkolaborasi melalui Sosialisasi Relawan Sahabat Yatim
Jurnis.id - Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Islam Syekh Yusuf (UNIS) Tangerang bersama Sahabat Yatim menggelar kegiatan "Sosialisasi Jaringan dan Relawan Sahabat Yatim" pada Kamis (25/6/2026) di Ruang 411, Lantai 4, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UNIS Tangerang.
Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan organisasi mahasiswa (Ormawa) sebagai upaya memperluas jejaring, memperkuat kolaborasi, serta mengajak mahasiswa berperan aktif dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan.
Presiden Mahasiswa (Presma) UNIS Tangerang, Saidiah, menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, kehadiran Sahabat Yatim di lingkungan kampus merupakan langkah strategis untuk mendorong mahasiswa agar tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat.
"Kampus bukan sekadar tempat mempelajari teori, tetapi juga harus menjadi pusat lahirnya gerakan sosial yang berdampak. Kehadiran Sahabat Yatim di UNIS merupakan momentum penting untuk mengubah intelektualitas mahasiswa menjadi aksi nyata bagi masyarakat," ujar Saidiah.
Ia juga menegaskan bahwa kolaborasi antara Ormawa dan lembaga sosial, seperti Sahabat Yatim, memiliki peran yang sangat penting. Menurutnya, organisasi kemahasiswaan memiliki potensi besar berupa semangat, idealisme, dan jejaring mahasiswa, sedangkan Sahabat Yatim memiliki pengalaman serta sistem pemberdayaan yang profesional. Sinergi keduanya diyakini mampu menciptakan gerakan kemanusiaan yang lebih luas dan berkelanjutan.
Dalam kesempatan tersebut, Saidiah berharap mahasiswa UNIS tidak bersikap apatis terhadap berbagai persoalan sosial di sekitarnya. Ia mengajak seluruh mahasiswa untuk terlibat aktif dalam berbagai program kerelawanan, seperti Gerai Event, Jumat Safari, dan Sekolah Safari, sebagai bentuk implementasi nyata pengabdian kepada masyarakat.
"Mahasiswa harus menjadi motor penggerak perubahan, bukan hanya menjadi penonton. Kegiatan kerelawanan harus dijadikan ruang untuk belajar, memimpin, dan memberikan manfaat bagi sesama," tuturnya.
Lebih lanjut, Saidiah menjelaskan bahwa Ormawa memiliki tanggung jawab sebagai teladan dalam membangun budaya kepedulian sosial di lingkungan kampus. BEM, kata dia, berkomitmen menghadirkan berbagai program yang mampu mendorong mahasiswa untuk berpartisipasi aktif dalam berbagai aksi sosial.
Sebagai tindak lanjut dari kegiatan sosialisasi ini, BEM UNIS Tangerang berencana menjalin kerja sama yang lebih erat dengan Sahabat Yatim. Rencana tersebut meliputi penyusunan nota kesepahaman (MoU), pembukaan rekrutmen relawan gabungan mahasiswa, hingga pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat secara berkelanjutan.
Di akhir wawancara, Saidiah mengajak seluruh mahasiswa agar tidak ragu menjadi relawan. Ia menekankan bahwa pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang harus diwujudkan oleh setiap mahasiswa.
"Kita tidak perlu menunggu memiliki banyak waktu atau materi untuk berbuat baik. Mulailah dari langkah kecil, karena ketika kita membantu sesama, khususnya anak-anak yatim dan dhuafa, saat itulah kita sedang membentuk diri menjadi pemimpin masa depan yang memiliki empati, integritas, dan kepedulian sosial," ucapnya.
Melalui kegiatan Sosialisasi Jaringan dan Relawan Sahabat Yatim ini, diharapkan semakin banyak mahasiswa UNIS Tangerang yang terdorong untuk bergabung dalam berbagai kegiatan sosial. Kolaborasi antara kampus, organisasi mahasiswa, dan lembaga sosial diharapkan mampu melahirkan gerakan kemanusiaan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta membentuk karakter mahasiswa yang peduli, tangguh, dan berintegritas.
****
Redpel : Byn
Penulis : Nisa




Komentar
Posting Komentar